Air Liur Kelelawar, Berpotensi obati stroke

Air liur kelelawar yang berpotensi obati stroke dimuat kompas dengan judul Air Liur Mujarab. Secara garis besar, dalam tulisan ini diceritakan bahwa walaupun kelelawar merupakan hewan perusak, namun ternyata air liur dari jenis kelelawar tertentu  berpotensi mengobati stroke. Potensi air liur kelelawar ini sudah dibuktikan oleh tim peneliti dari Australia.

Air Liur Mujarab

air liur kelelawarMelihat kelelawar, pasti yang terbayang adalah adegan film horor tentang drakula. Padahal, persamaan di antara mereka hanya karena sama-sama hobi mengisap darah.

Terutama jenis kelelawar vampir yang punya tubuh lebih besar ketimbang jenis kelelawar lain dan memang suka mengisap darah ternak. Makanya, sering dianggap hama oleh para peternak di Benua Amerika (Tengah dan Selatan) juga di beberapa negara Eropa.

Jenis kelelawar yang kemudian jadi inspirasi tokoh horor, Count Dracula, ini sebenarnya terbagi atas tiga jenis. Yakni, Diaemus youngi, Diphylla ecaudata, dan Desmodus rotundus. Dan hanya jenis kelelawar vampir ini yang menyukai darah sebagai makanan pokok. Sedangkan jenis kelelawar lain, dari keluarga (family) lainnya, lebih memilih buah-buahan sebagai makanan pokok mereka. Jadi, ternyata tidak semua jenis kelelawar penyuka darah.

Dari tiga jenis kelelawar vampir tersebut, jenis Desmodus rotundus sajalah yang merupakan musuh para peternak. Walau tubuhnya kecil (rentang sayapnya sekitar 20,3 cm dan tubuhnya sebesar ibu jari orang dewasa), tapi jenis ini suka mengisap darah binatang-binatang ternak yang tentunya punya ukuran tubuh lebih besar. Seperti sapi, babi, kuda, dan ternak lainnya. Sedang dua jenis lainnya lebih memilih mengisap darah burung.

Uniknya, kelelawar vampir ini begitu rakusnya hingga bisa mengisap darah korbannya selama 30 menit nonstop. Dan volume darah yang diisapnya bisa nyaris seberat tubuhnya yang kecil. Makanya begitu selesai berburu, kelelawar vampir akan kelebihan beban dan akhirnya hanya bisa terbang maksimal satu meter di atas tanah. Kalau mau dianalogikan seperti nyamuk yang baru saja mengisap darah kita banyak- banyak, menggendut hingga sulit terbang. Enak banget buat ditepak karena gerakannya tidak lagi lincah.

Sebenarnya, proses pengisapan darah kelelawar vampir tidak sampai membuat korbannya mati. Lagi-lagi seperti kita diisap nyamuk. Tapi, biasanya mamalia bersayap yang hidupnya berkomunitas ini sering mengidap rabies. Akibatnya, ketika berburu, mereka juga suka menyebarkan penyakit yang dikenal dengan nama “anjing gila” tersebut. Maka, korbannya pun tertular hingga akhirnya bisa mengakibatkan kematian. Proses inilah yang dibenci para peternak hingga bisa merugikan mereka.

“Saliva” mujarab

Lepas dari kemungkinan menjadi pembawa penyakit rabies, kelelawar vampir juga mempunyai kandungan senyawa kimia di air liurnya (saliva). Senyawa kimia yang ada di saliva kelelawar vampir ternyata bisa memecahkan bekuan darah (blood clot). Senyawa kimia yang dimaksud sebenarnya berupa enzim bernama Desmoteplase (DSPA). Fungsi enzim ini untuk mengencerkan darah korban sewaktu digigit agar bisa mengalir deras hingga mudah diisap. Makanya, binatang yang bisa melihat tajam hingga jarak 130 meter ini bisa terus-menerus mengisap korban tanpa berhenti.

Kalau darah mamalia seperti sapi, kuda, dan lainnya bisa dicegah pembekuannya, maka secara logika saliva tersebut tentu juga bisa berfungsi pada darah manusia. Maksudnya, tentu saliva kelelawar vampir bisa digunakan sebagai obat pencegah pembekuan darah ke otak pada manusia, sebuah proses yang bisa mengakibatkan stroke pada manusia.

Seperti diketahui, otak manusia memerlukan 20 persen dari jumlah darah yang mengalir di dalam tubuh. Bila aliran darah ke otak terhambat dalam beberapa detik saja, sel-sel otak akan rusak atau mati. Dengan demikian, beberapa bagian otak pun jadi ikut rusak. Proses inilah yang disebut stroke. (…bersambung ke halaman 2)

7 responses to “Air Liur Kelelawar, Berpotensi obati stroke

  1. WAH,,RUPANYA BEGITU

  2. bagus dong jadi bertambah lagi jenis obat-obatan

  3. Apakah kelelawar jg bs mengobati penyakit paru2 juga?

  4. Masuk akal juga sih… tapi virus rabiesnya gimana dong…
    Darahnya jadi encer tapi kena Anjing Gila….
    Mohon penjelasannya. Terimakasih.

  5. artikel yang sangat menarik.
    semoga saja obat dari air liur kelelawar tersebut terealisasi, jadi korban penyakit strok dapat lbh ditekan jumlahnya

  6. bagaimana cara/dimana mendapatkan air liur kelelawar, dan bagaimana kita bisa tau kalau kelelawar tersebut tidak mengidap rabies??

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s